Berita

Membulatkan Tekad Mempertahankan dan Mengamalkan Pancasila


Tuesday, 03 October 2017 Di Posting Oleh Admin

“Sesuai dengan ikrar yang kami ucapkan pada momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kami segenap pegawai Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Dan juga menjalankan tugas melakukan pelestarian Cagar Budaya berasaskan Pancasila.” Itulah ungkapan jiwa segenap pegawai Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta seusai melaksanakan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Senin (2/10) di halaman kantor BPCB DIY. Kepala BPCB DIY, Ari Setyastuti, bertindak sebagai pembina dalam upacara tersebut.

Dalam upacara ini, penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih diiringi dengan lagu Indonesia Raya versi lengkap.  Lagu ciptaan W.R. Supratman itu dinyanyikan oleh Grup Paduan Suara “Purbakala Voice” secara utuh tiga stanza. Selain itu, pada kesempatan ini juga dibacakan ikrar yang berbunyi sebagai berikut.

 

IKRAR

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:

bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;

 

bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;

 

bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;

 

maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

                                                                                                     Jakarta, 1 Oktober 2017

Atas Nama Bangsa Indonesia

 

(Ferry A.) 



Back to top